
Di minggu ke-28 ini, berat badan Dio semakin menurun. Waktu itu berat badannya mencapai angka terendah yaitu 730gr di awal minggu. Namun semangat hidup Dio tinggi, karena Dio aktif bergerak-gerak dan kadang ada respon. Alhamdulillah mama - papaku juga semangat melihat perkembangan Dio. Mama - papaku setiap kali datang selalu membisikin telinga Dio, Dio kuat ya?...Dio semangat ya....Dio pinter kok, cepat besar biar cepat pulang. Alhamdulillah Dio selalu ada respon ketika dibisikin, kalau ndak gerakin kepalanya ya badannya. Kata dr. Risa, selain faktor dari medis faktor dari dukungan keluarga juga membantu perkembangan Dio. Dio juga harus sering diajak ngobrol, kontak batin dari orang tua adalah yang terbaik. Terlebih jika orang tua juga sering menyentuh tubuhnya. Dari awal lahir mama - papaku selalu menjenguk Dio. Dan tidak mau ketinggalan selalu Dio di foto, supaya kelak Dio tahu kondisinya dulu.

Meskipun di awal sudah diberi info oleh dr. Risa mengenai biaya yang akan dikeluarkan. Namun mama - papaku tidak ada sama sekali pikiran untuk mengeluarkan Dio dari rs. Yang ada di benak mama - papaku adalah yang terbaik untuk Dio hingga Dio bisa berkembang layaknya bayi normal. Memang berat cobaan mama - papaku, disaat krisis segala sesuatunya harus memikirkan biaya perawatan Dio. Tetapi papaku tetap bertekad untuk segalanya buat Dio, meskipun tidak tahu dari mana uang sebesar itu bisa didapatkan dengan kurun waktu yang tidak sebentar. Uang masih bisa dicari tetapi nyawa dari seorang anak tidak dapat dicari itu prinsip papaku. Papa- mamaku bersyukur dengan keadaan tersebut, karena tidak semua orang bisa menghadapi cobaan seperti itu. Apalagi melihat perkembangan Dio meskipun masih di awal, papa - mamaku tetap optimis.
Di tengah minggu ke-28 ini berat Dio akhirnya berangsur naik, berarti ada perkembangan yang bagus. dari 730gr naik hingga 790gr di akhir minggu. Meskipun tidak banyak namun sangat berarti untuk perkembangan Dio. Dio juga harus di terapi sinar ultraviolet lagi di minggu ini karena kadar bilirubinnya masih tinggi. Dua hari dalam minggu ini Dio diterapi.


Dari minggu awal perkembangan kondisi dalam tubuh Dio diketahui lewat Foto Rontgen. Karena Dio tidak bisa dipindah kemana-mana, maka di R. Nicu ini ada alat Rontgen khusus yang selalu stand by di tempat. Di minggu-minggu awal yang lalu foto rontgen kondisi paru - paru dan pencernaan Dio yang di deteksi. Alhamdulillah selama ini masih dalam kondisi yang bagus.

Di minggu ini Dio masih sering sekali lupa napas. Jika terjadi seperti itu, lagi-lagi suster-suster yang bertugas harus menggelitiki punggung Dio. Jika tidak naik juga tekanan udara dan Oksigen murninya ditambah lewat alat Ventilator yang menempel di hidungnya, agar Dio cepat naik lagi saturasi napasnya. Berulang kali dibuat khawatir, namun suster - suster yang menjaga begitu sabar dan sayang kepada Dio. Kadang jika saturasi naiknya tidak cepat, maka suster sudah siap - siap dengan alat slamp untuk menyedot lendir / riak yang ada di tenggorokan Dio. Untuk seusia Dio, hal tersebut wajar terjadi karena masih belum mempunyai kemampuan untuk mengeluarkan. Jika sudah dikeluarkan baru deh Dio merasa lega bernapas. Setiap hari Dio disemangati oleh papa - mamaku dan Dio merasakan keberadaan mereka.

Saking kecilnya Dio saat itu popoknya yang ukuran S untuk bayi New Born kelihatan kegedean ketika dipake Dio. Namun Subhanallah, Dio tergolong bayi prematur yang aktif. Berulang kali popok lepas gara-gara tingkah lakunya Dio. Gimana ndak lepas lengket aja tidak, kan kegedean... jadinya ya kayak ditutupin aja gitu..hehehehe...

Agar perkembangan otak Dio dan rangsang pendengarannya semakin bagus, dr. Nunung menyarankan papa-mamaku untuk menyediakan musik irama untuk bayi. Hmmm....segera deh papaku browsing di internet mencari musik khusus untuk bayi ini, eh akhirnya dapet juga dari seorang teman yang baik hati di jakarta. Nah untung tante Tita tantenya Dio punya MP3 player, diisi deh MP3 player itu dengan musik-musik khusus untuk bayi. Ada musik klasik Beethoven yang iramanya relax sekali untuk bayi, ada musik -musik simple irama anak -anak sekali, dan ada pula sound of nature berisi irama ketika bayi berada di kandungan ibunya. Nah supaya Dio dari bayi udah denger kalimat - kalimat Allah, diisi juga sama papaku irama Orang mengaji. Isi nya Qs. Muhammad, Qs. Yasiin, Qs. Al Fatihah, Qs. An Nashr, Qs. An Nass, Qs. Al Ikhlas. Itu semua untuk bekal Dio supaya ingat dengan Allah selalu meskipun masih bayi. Alhamdulillah ketika Dio dipasang MP3 dekat dengan telinganya, Dio langsung merespon untuk berusaha mencari sumber suara. Mudah-mudahan Dio nanti pintar mengaji juga....hehehehe...


Semoga Dio kelak menjadi orang sukses secara lahir dan batin.
BalasHapusSalam Sukses Penuh Berkah,
Wuryanano
http://wuryanano.blogspot.com/
Subhanallah
BalasHapus